VISI SMPN 52 JAKARTA

 

Terwujudnya Peserta Didik yang Beriman, Berpikir Kritis, Kreatif, Mandiri, Sehat, mampu Berkomunikasi, Bekerja Sama, dan menjadi Warga Negara dengan baik, serta Berwawasan Lingkungan

 

MISI SMPN 52 JAKARTA

 

  1. Mewujudkan peserta didik yang memiliki kemampuan mengamalkan ajaran dan nilai-nilai agama yang dianutnya dengan baik.
  2. Mewujudkan peserta didik berakhlak mulia dan berkesadaran kependudukan.
  3. Mewujudkan pengelolaan pembelajaran yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), menggembirakan (Joyful), efektif, inklusif, reflektif, dan berbasis digital melalui pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan SMP Negeri 52 Jakarta.
  4. Mewujudkan peserta didik yang kreatif, mandiri, dan bernalar kritis, serta mampu berkomunikasi, bekerja sama, menjadi warga negara dengan baik.
  5. Mewujudkan pengelolaan sekolah yang transparan, akuntabel, partisipasif dan berkemitraan.
  6. Mewujudkan pengelolaan lingkungan belajar sesuai kebutuhan pembelajaran, berwawasan lingkungan menuju sekolah adiwiyata nasional, dan berorientasi hidup sehat.

 

TUJUAN SMP NEGERI 52 JAKARTA

 

  1. Terlaksananya kegiatan-kegiatan keagamaan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik.
  2. Terbentuknya pribadi yang berakhlak mulia dan memiliki kesadaran kependudukan.
  3. Terlaksananya pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, menggembirakan.
  4. Terwujudnya budaya refleksi oleh warga sekolah.
  5. Tersedianya sarana prasarana sesuai kebutuhan pembelajaran dengan mengoptimalkan proses digitalisasi sekolah.
  6. Tersedianya Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) SMP Negeri 52 Jakarta.
  7. Terwujudnya lingkungan belajar yang inklusif terhindar dari perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi.
  8. Terwujudnya literasi digital seluruh warga sekolah, agar mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi secara bijak, aman, dan produktif dalam kehidupan sehari-hari.
  9. Terwujudnya generasi digital yang kreatif, mampu memecahkan masalah menggunakan pemikiran komputasional serta inovatif dalam pemanfaatan teknologi.
  10. Terwujudnya fasilitator pembelajaran digital, melalui peningkatan kompetensi teknologi dan penggunaan platform digital pendidikan.
  11. Terwujudnya sistem manajemen sekolah berbasis digital, mencakup administrasi, keuangan, kesiswaan, penilaian, dan komunikasi sekolah secara efisien dan transparan.
  12. Terbentuknya pribadi yang kreatif dalam mengembangkan ide atau gagasan.
  13. Terwujudnya pribadi yang mandiri dalam menyelesaikan suatu masalah.
  14. Terbentuknya peserta didik yang mampu berkomunikasi, berkolaborasi didalam sekolah maupun dilingkungan masyarakat.
  15. Terwujudnya pribadi yang mampu berfikir secara rasional, logis, dan obyektif dalam mengalisis suatu informasi.
  16. Terwujudnya peserta didik yang senantiasa selalu memiliki rasa cinta dan berperan aktif dalam kegiataan positif untuk kemajuan bangsa.
  17. Terlaksananya layanan yang partisipasif dan kolaboratif.
  18. Terwujudnya anggaran sekolah yang transparan dan akuntabel.
  19. Terciptanya lingkungan atau sekolah sehat, terutama memiliki “Kantin Sehat” melalui Gerakan Sekolah Sehat.
  20. Terciptanya kondisi lingkungan sekolah bersih, nyaman, asri, dan hijau yang kondusif untuk proses pembelajaran.
  21. Terpeliharanya kebersihan, fungsi sanitasi dan drainase sekolah dan sekitarnya.
  22. Terkelolanya air, listrik, ATK secara efektif dan efisien.
  23. Termanfaatkannya sumber daya alam (air, listrik, dan keanekaragaman hayati) sebagai sumber pembelajaran.